Reses Di Way Galih Puji Sartono : Pemuda Adalah Aset Bangsa

0
101

Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi pada tahun 2030 hingga tahun 2040, dimana jumlah penduduk usia produktif yang berusia antara 15 – 64 tahun lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif yang berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.
Momentum tersebut tentu menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk melakukan percepatan pembangunan, dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah signifikan, Namun hal tersebut juga dapat menjadi ancaman serius apabila mereka tidak di arahkan dengan baik.

Maka dari itu Puji Sartono dalam upaya mengarahkan para pemuda, giat melakukan pertemuan dalam wadah karang taruna sebagai tempat untuk dapat berkarya dalam pembanguan di masyarakat lingkungan mereka. Salah satunya di kegiatan reses yang dilakukan di Way Galih. Bagi Puji, pemuda adalah aset yang akan menentukan kemajuan bangsa kedepan dan harus kita jaga dan arahkan. Jika tidak disiapkan dan dibina dengan baik, generasi muda justru akan membawa dampak yang buruk bagi kehidupan bangsa dan Negara.(20/02)

“Pemuda dan khususnya mereka yang tergabung dalam karang taruna adalah aset yang akan menentukan masa depan bangsa ini, maka dari itu harus kita dampingi dan arahkan mereka dalam hal-hal yang positif. karena jika tidak kita bina dengan baik, justru akan membawa dampak yang buruk bagi kehidupan bangsa ini” Ungkap Puji

Saat ini dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat muncul permasalahan di kalangan remaja seperti narkoba, rendahnya keikutsertaan remaja dalam setiap pembangunan, dan sikap apatis terhadap kegiatan-kegiatan di masyarakat menurut Puji harus perlu adanya penanganan yang serius. Sebagaimana dalam data BNN menyatakan bahwa pengguna narkoba di Indonesia mencapai 5,1 juta orang dimana 40% diantaranya berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

“Saat ini kemajuan teknologi tidak terbendungkan lagi apalagi di kalangan remaja, sehingga perlu kita bantu arahkan mereka jangan sampai mereka terjerumus pada hal yang tidak baik seperti narkoba, rendahnya keikutsertaan remaja dalam pembangunan dan sikap apatis terhadap kegiatan-kegiatan di masyarakat,” Lanjut Puji

Oleh karena itu menurut Puji wadah pemuda seperti karang taruna ini perlu kita dampingi dan support agar pemuda mampu berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan di wilayah desa mereka, dan menjadi media bagi generasi muda dalam berperan terhadap pembangunan desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here