Ade Utami Tanggapi Demo FPKKL , Dukung Terbitkan Perda Untuk Kesejahteraan Pelaku Seni Budaya

0
39

Bandar Lampung – Unjuk rasa yang dilakukan didepan Kantor Dinas Kependidikan Dan Budaya Lampung oleh Forum Peduli Pemajuan Kebudayaan Lampung (FPPKL), pada hari Rabu (1/12/2021) silam mengundang keprihatinan Ade Utami Ibnu selaku anggota DPRD Provinsi Lampung.

Dalam keterangan pers nya , Jumat (3/12/2021) ade utami menyampaikan keprihatinannya terhadap perhatian pemerintah kepada para pelaku seni, khususnya kurang adanya ruang yang diberikan kepada para pelaku seni untuk mengekspresikan hasil karyanya. Hal tersebut terlihat pada adanya tarikan retribusi atau sewa gedung teater tertutup, gedung teater terbuka, gedung pameran dan gedung olah seni di Tambud bagi seluruh pelaku seni.

Menurutnya, kurangnya pendapatan daerah bukan berarti sektor seni dan budaya harus dilakukan pengutan biaya atau tarikan retribusi, apabila dibutuhkan biaya perawatan perlu dikomunikasikan lebih lanjut. Selain itu seluruh elemen harus lebih serius menjadikan Lampung menjadi Provinsi seni dan budaya.

Dan juga ade utami menegaskan bahwa seni dan budaya jangan hanya dipandang dari sisi komersil atau sebagai sebuah produk tetapi jadikan seni dan budaya itu sebagai kebutuhan hidup bahwa kita semua ini sudah diwariskan oleh nenek moyang dengan seni dan budaya yang sangat agung bersumber dari kearifan lokal, sehingga seni dan budaya harus terus muncul dalam kehidupan kita. Provinsi Lampung sudah tercatat bahwa memiliki seni yang sudah diakui dunia salah satunya adalah Tapis.

Dalam pertemuannya dengan Dewan Kesenian Lampung yang diterima langsung oleh Ketua DKL Satria Bangsawan dan Ketua Akademi Lampung Ansori Jausal. Ade menyampaikan dukungan penuh kepada seluruh pelaku seni dan akan bersinergi bersama mendorong Gubernur agar dapat mengeluarkan Perda terkait seni dan kebudayaan agar gubernur lampung memfasilitasi dan memberi apresiasi kepada seluruh pelaku seni dan budaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here